Monday, 8 January 2018

Materi Renang Gaya Punggung Dan Renang Gaya Dada

Renang Gaya Punggung 

Pengertian Renang Gaya Punggung 


Renang Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa degnan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggir seperti gerakkan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Seaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Renang Gaya Punggung disebut juga dengan Back Crawl Stroke.


Teknik Dasar Renang Gaya Punggung


Teknik dasar renang gaya punggung atau prinsip-prinsip mekanis renang gaya punggung sama seperti yang terdapat pada renang gaya lainnya. Teknik renang gaya punggung dapat dibagi menjadi seperti berikut.
·         Posisi Badan
·         Gerakan Kaki
·         Gerakan Lengan
·         Gerakan Pengambilan Nafas
·         Koordinasi Gerakan

1.       Posisi Badan

a.       Teknik Meluncur

Mengambang dengan posisi badan terlentang merupakan keunggulan dalam renang gaya punggung ini. Untuk pemula mungkin sulit melakukan posisi tidur terlentang tersebut, dikarenakan takut jika tenggelam. Justru posisi tubuh terlentang mengakibatkan posisi kepala menghadap ke atas, sehingga dapat bernafas dengan leluasa.

Berikut merupakan cara latihan posisi meuncur renang gaya punggung.
-  Kedua tangan memegang pada dinding tepi kolam.
- Kedua kaki dibengkokkan ke atas dan menumpu pada dinding kolam dengan kuat.
-  Posisi kedua lutut berada di antara kedua lengan.
-  Pegangan dilepaskan lalu kepala diluruskan ke belakang, dan pada waktu itu kedua kaki mendorong dengan kuat, dan menjadikan tubuh terdorong ke belakang.
-  Wajah tetap berada di atas permukaan airdan kedua lengan berada disisi badan atau tubuh.
-  Lakukanlah berkali-kali sampai bisa meluncur dengan sikap terlentang dengan benar

b.      Bentuk-bentuk posisi badan meluncur

1)      Tahap Persiapan
Terapung terlentang kedua belah tangan berada di samping tubuh.
-  Tariklah ibu jari ke atas menyusur ke samping badan.
-  Ibu jari menyentuh bahu.
-  Putar pergelangan tangan Anda mengarah keluar.
    2)      Tahap Pelaksanaan
-  Rentangkanlah lengan ke arah luar dan juga ke atas.
-  Lengan diluruskan rata rata bahu atau tingginya sama dengan bahu.
    3)      Tahap Lanjutan
    -  Kedua lengan menempel di samping tubuh, badan rileks                dengan merasakan luncuran.   
     -  Meluncur dengan menggunakan pelampung, peganglah                pelampung dengan kedua tangan lurus di atas kepala.
   - Meluncur tanpa pelampung, berdiri di dinding kolam dengan posisi badan menghadap dinding, Lalu doronglah kedua kaki dengan kuat ke arah belakang dan kedua lengan ke arah belakang.

2.       Gerakan Kaki

Teknik gerakan kaki pada renang gaya punggung intinya sama dengan renang gaya bebas, hanya saja renang gaya punggung dilakukan secara terlentang atau badan menghadap ke atas. Dengan cara menggerakan kedua kaki secara bergantian ke arah atas dan juga ke bawah.

3.       Gerakan Lengan

Teknik gerakan lengan pada renang gaya punggung dibedakan menjadi tiga yaitu.

-  Fase Menarik
Gerakan menarik pada renang gaya punggung dilakukan setelah telapak tangan masuk sekitar beberapa inchi dari permakaan air hingga mencapai titik maksimal tekukan siku atau telapak tangan berada di samping luar bahu.

-  Fase Mendorong
Gerakan mendorong pada renang gaya punggung ini dilakukan saat akhir tarikan tangan. Gerakan tangan mendorong ke belakang dan juga ke bawah.

-  Fase Istirahat
Dimulai dari tangan keluar dari permukaan air dengan posisi ibu jari keluar terlebih dahulu. Setelah tangan di atas bahu, (posisi lengan tegak lurus dengan posisi bahu), tangan diputar keluar, kemudian masuk pada permukaan air dengan posisi jari kelingking masuk lebih dulu. Pada proses istirahat ini harus dilakukan dengan cara rileks, seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan juga mendorong.

4.       Gerakan Pengambilan Nafas

Geraka nafas pada renang gaya punggung lebih mudah dilakukan daripada renang gaya bebas, renang gaya dada atau katak, maupun renang gaya kupu-kupu. Karena posisi tubuh saat berenang gaya bebas menghadap ke atas jadi, kita dapat menghirup udara dengan leluasa. Gerakan nafas pada renang gaya ini adalah dengan mengambil nafas atau udara pada saat istirahat dari salah satu lengan dan mengeluarkannya saat istirahat dari lengan yang lainnya.
latihan dasar renang gaya dada

5.       Koordinasi Gerakan

Koordinasi gerakan renang gaya punggung adalah rangkaian gerakan renang gaya punggung yang terpadu yang terdiri dari gerakan meluncur, kemudian dilanjutkan dengan gerakan kaki, gerakan lengan dan juga pernafasaan, sehingga dapat terbentuk renang gaya punggung yang benar.
pengertian dan teknik  renang-gaya-punggung

6.       Start Renang Gaya Punggung

Pada renang gaya punggung ini teknik start juga berbeda dari gaya renang yang lain, karena pada renang gaya ini posisi start dilakukan di dalam air. Untuk mengetahui caranya dapat Anda simak berikut.
pengertian dan teknik dasar renang gaya punggung
Teknik start pada renang gaya punggung yaitu.
-  Posisi tangan dan juga kaki menggantung sebelum dimulai.
-  Tarik kedua lengan hingga menekati dinding kolam lalu lanjutkan dengan gerakan menolak.
- Pada waktu yang sama saati kedua kaki ditolakan, kedua tangan diayun dan posisi kepala menengadah.
-  Pada ayunan lengan bergerak membuka ke samping.
-  Setelah kaki menolak, posisi lengan harus sudah lurus.
-  Saat tubuh atau badan masuk ke permukaan air, lentingkanlah tubuh sedemikian rupa.
- Posisi tubuh atau badan meluncuh di bawah permukaan air.

7.       Pembalikan Renang Gaya Punggung

Cara untuk membalik pada renang gaya ini dilakukan dengan setengah salto. Berikut merupakan teknik berbalik pada renang gaya punggung.
teknik teknik dasar renang gaya punggung
  • Tangan kiri menyentuh pada dinding tepi kolam, lalu lutut dibengkokkan dan ditarik.
  • Dengan bantuan dari tarikan tangan, lutut diarahkan pada lengan yang berada pada dinding kolam.
  • Dayangan oleh tangan dan tarikan yang dilakukan oleh lutut membentuk setengah salto mengantarkan kedua lengan tiba di dinding kolam.
  • Setelah tiba di dinding kolam, kedua lengan diluruskan ke atas kepala.
  • Tolakan kaki dilakukan serentak dengan meluruskan kedua lengan.
  • Lalu tubuh atau badan meuncur dari dinding kolam.


Renang Gaya Dada


Renang gaya dada disebut juga renang gaya katak. Karena gerakannya mirip sekali dengan gaya katak yang sedang berenang. Renang gaya dada sangat efektif untuk digunakan berenang jarak jauh. Renang gaya dada banyak digunakan oleh tentara angkatan laut untuk menyeberangi lautan dengan jarak beberapa kilometer. Dari segi pengambilan napas renang gaya dada termasuk sangat efisien dan teratur. Untuk dapat melakukan renang gaya dada dengan baik maka diperlukan latihan secara intensif dan dengan menggunakan teknik dasar yang benar. Beberapa teknik dasar yang harus dikuasai agar dapat melakukan renang gaya dada dengan baik adalah:

Teknik Dasar Renang Gaya Dada


1. Posisi Badan

Latihan teknik renang gaya dada yang pertama adalah latihan posisi badan ketika meluncur. Caranya adalah ketika meluncur posisi badan dengan seluruh anggota badan rileks, jangan sampai mengeluarkan tenaga lebih, badan harus horisontal, waktu meluncur posisi badan relatif di atas dengan posisi kepala kira-kira 80 % di dalam air dengan muka terangkat sedikit.

2. Mengapung dan Gerakan kaki

Latihan ini adalah bagi yang benar-benar belum dapat berenang. Latihan pertama adalah mengapung dan latihan gerakan kaki. Bagaimana cara latihan mengapung yang aman?

Teknik dasar mengapung dan gerakan kaki

Sikap awal
  1. Kedua lengan/ tangan berpegangan pada tepian kolam 
  2. Tubuh dan kedua kaki lurus ke belakang rata dengan permukaan air. Kepala atau muka menghadap ke depan.
Gerakan
Gerakan kaki pada renang gaya dada terdiri dari dua bagian, yaitu gerakan perkembangan dan gerakan tendangan. Cara melakukan gerakan itu adalah sebagai berikut:
  1. Dari posisi kedua kaki lurus kebelakang kemudian kedua kaki dibengkokkan pada panggul  dan lutut dengan kedua tumit berdekatan.
  2. Sementara kedua tumit bergerak mendekati pantat, ujung kaki dibengkokkan ke arah samping. Tumit dan lutut direnggangkan berlahan-lahan.
  3. Setelah bengkok pada panggul dan lutut mencapai maksimum barulah gerakan tendangan dimulai
  4. Pertama-tama dorongan tungkai ke belakang dimaksudkan hanya untuk menempatkan ujung ke posisi yang paling efektif untuk mendorong air ke belakang
  5. Dorongan ke belakang dilakukan oleh kedua telapak kaki
  6. Kaki didorong keluar dan kebelakang pada saat lutut diluruskan. Gerakan ini harus diluruskan. Gerakan ini harus dilakukan dengan cepat dan kuat.
  7. Dorongan kebelakang dilakukan oleh telapak kaki
  8. Kaki didorong keluar ke belakang pada saat lutut diluruskan
  9. Gerakan berakhir dengan kedua tungkai diluruskan ke belakang
3. Gerakan lengan

Latihan gerakan lengan renang gaya dada dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Dalam keadaan badan bungkuk berada di atas permukaan air, kedua tangan sejajar dengan bahu lurus ke depan dan seluruh jari-jari tangan rapat.
  2. Muka berada dipermukaan air
  3. Sambil menahan air, tarik kedua lengan ke arah samping bawah dengan siku lurus, kemudian pada saat siku di bawah dada, segera kedua siku dibengkokkan sehingga membentuk sudut kira-kira 45 derajat. Perlu diperhatikan pada saat menarik kedua lengan gerakannya seperti mendayung dan melampaui garis bahu.
  4. Pada saat menarik kedua lengan, telapak tangan menghadap ke samping dan ketika akan membentuk sudut, kedua telapak tangan kembali menghadap ke bawah
  5. Kemudian kedua tangan ditarik ke atas hingga di bawah dagu dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan ibu jari tengah rapat
  6. Setelah lengan kembali di bawah dagu segera lengan kembali ke sikap permulaan
  7. Latihan dilakukan dengan berulang ulang
  8. Setelah latihan sambil jongkok atau membungkukkan badan di kolam yang dangkal telah dikuasai, latihan dilanjutkan di kolam yang sedang dibarengi dengan gerakan meluncur
Jika di analisa, teknik gerakan lengan pada renang gaya dada dapat dibagi menjadi dua, yaitu gerakan menarik dan gerakan istirahat. Gerakan menarik yaitu menarik kedua telapak tangan ke belakang dengan kuat sampai segaris dengan bahu dan posisi siku yang tinggi. Gerakan istirahat yaitu setelah telapak tangan dan kedua siku rapat di bawah dada, selanjutnya kedua tangan didorong lurus ke depan. Pada saat posisi lengan lurus kedepan horizontal, gerakan ini merupakan saat istirahat untuk lengan.
4. Gerakan pengambilan napas

Teknik dasar gerakan pernapasan
Sikap awal
  1. Berdiri di kolam dangkal, bungkukkan tubuh rata dengan air
  2. Muka menghadap ke depan diantara kedua lengan yang diluruskan ke depan
Gerakan Pernapasan
  1. Pengambilan napas dilakukan dengan mengangkat kepala ke atas sehingga mulut sejajar dengan permukaan air
  2. Hal ini dimungkinkan karena waktunya bersamaan dengan saat kedua lengan menekan air ke bawah dan mendorong air ke dalam
  3. Ketika tangan sudah sampai di bawah dagu dan akan diluruskan ke depan secara berlahan-lahan. Kepala diturunkan dan udara dihembuskan di dalam air.
5. Teknik Dasar Koordinasi Gerakan Renang Gaya Dada

Latihan koordinasi gerakan renang gaya dada dilakukan secara terpadu dari semua unsur yang ada pada renang gaya dada, yaitu mulai dari gerakan meluncur yang dilanjtkan dengan gerakan kaki, lengan, dan pernapasan secara seksama.  Yang terpenting dari latihan koordinasi antara gerakan kaki dan gerakan lengan. Gerakan kaki dan gerakan lengan adalah merupakan pengatur keseimbangan dan tenaga penggerak atau pendorong. Latihan koordinasi renang gaya dada harus dilakukan dengan teliti agar gerakan kontra atau tahanan air dapat diperkecil.
Bentuk-bentuk latihan koordinasi gerakan:
a. Latihan Satu Gerakan
Yaitu latihan membiasakan dan merasakan irama dan pola gerak tubuh. Latihan satu gerakan tangan dilanjutkan dengan satu gerakan kaki. Lakukan latihan hingga mampu mencapai 10 - 15 meter dengan irama koordinasi yang baik.
b. Dua gerakan tangan dengan satu gerakan kaki
Latihan ini dilakukan dengan intensif di dalam kolam sampai mampu berenang sejauh 15 meter dengan irama dan koordinasi yang baik. 

Friday, 7 April 2017

HOBI

Hobi                  : Membaca novel dan menulis
Berikut adalah hobi yang saya suka …
1. Membaca
Saya sangat suka membaca cerita dan beberapa berita yang biasanya ada di koran atau blog-blog. Saya suka membaca berita itu karna bisa membuat saya lebih paham akan suatu hal yang sedang marak diperbincangkan. Selain itu membaca juga dapat menambah ilmu kita.
Dari semua jenis bacaan, saya paling menyukai cerita, bisa cerita cinta, misteri, triller, komedi ataupun Saya suka membaca novel yang biasanya menceritakan horor dan saya juga membaca beberapa buku yang menceritakan megenai kisah nyata seseorang (biografi).
Saya mengkoleksi beberapa novel dari penulis yang saya suka. Seperti novel: koala kumal, the half romance, ada cinta di sma, mantan terindah, jalan tol cipularang, firegate, jelajah 62 museum, dll                                
Dengan membaca membuat imajinasi saya bermain di dalam cerita itu dan pasti setelah membaca sebuah buku, imajinasi saya akan tetap bermain membayangkan bagaimana kisah selanjutnya dari cerita itu namun versi saya sendiri, dan hal itu sangat menyenangkan. 
Saya sudah memiliki hobby membaca dari saat saya sudah mulai membaca, namun untuk membaca novel remaja dimulai ketika saya memasuki SMP, novel juga membuat saya bisa belajar bahasa thailand sedikit-sedikit,dan menambah pengetahuan
2. Menulis
Saya mulai menulis dari hobi membaca walaupun menulis cerita tidak pernah selesai, namun saat ini muncul keinginan untuk menulis kembali biasanya menceritakan diri sendiri ataupun orang lain ,ketika saya menulis saya suka lupa waktu namun hal itu sedikit demi sedikit saya hilangkan ,sekarang saya lagi suka menulis cerita horor .


Sunday, 25 September 2016

SEPAK BOLA, BOLA BASKET DAN RENANG GAYA DADA

SEPAK BOLA,BOLA
 BASKET DAN RENANG GAYA DADA

Pengertian Permainan Sepak Bola

Pengertian Permainan Sepak Bola
    Siapa yang tidak kenal dengan permainan sepak bola? Sepak bola merupakan olahraga yang menggunakan bola yang pada umumnya terbuat dari bahan kulit. Permainan sepak bola terdiri dari dua tim yang masing-masing timnya beranggotakan sebelas pemain.

    Olahraga yang sangat digemari di seluruh dunia ini dimainkan pada lapangan terbuka berbentuk persegi empat. Tujuan permainan sepak bola adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.

Sejarah Permainan Sepak Bola

Sejarah Permainan Sepak Bola
    Sejarah sepak bola dimulai di Tiongkok pada awal abad ke-2 sebelum Masehi. Pada masa Dinasti Han, masyarakat sudah memainkan permainan menggiring bola kulit lalu menendangnya ke dalam jaring kecil. Permainan tersebut kemudian meluas hingga Jepang dan disebut dengan Kemari. Permainan menggiring bola tersebut juga mulai digemari di Italia pada abad 16.

   Setelah dikenal di Inggris, permainan sepak bola mulai berkembang menjadi jauh lebih modern. Sepak bola pun tumbuh menjadi sebuah kompetisi yang menjanjikan sekaligus menghibur. Tak jarang kompetisi sepak bola di beberapa wilayah di Inggris menimbulkan kericuhan. Atas alasan tersebut, Raja Edward III akhirnya mengeluarkan larangan permainan sepak bola pada tahun 1365. Pelarangan tersebut juga didukung oleh Raja James I dari Skotlandia.

    Pada tahun 1815, permainan sepak bola kembali hidup dan banyak dimainkan di lingkungan sekolah dan universitas. Permainan sepak bola modern lahir di Freemasons Tavern pada tahun 1863. Pada saat itu, puluhan sekolah dan klub duduk bersama demi merumuskan aturan permainan sepak bola. Pada tahun 1869, aturan permainan sepak bola yang memuat larangan menyentuh bola saat permainan sedang berlangsung pun mulai diberlakukan. Pada masa itu, permainan sepak bola dikenalkan ke sluruh dunia oleh para pelaut, tentara, dan pedagang yang berkelana ke belahan dunia lain. Kemudian, pada tahun 1904, dibentuklah badan resmi yang mengatur klub-klub sepak bola di dunia bernama FIFA.

Sejarah Permainan Sepak Bola di Indonesia

Sejarah Permainan Sepak Bola di Indonesia
     Secara resmi, berkembangnya permainan sepak bola di Indonesia diawali dengan didirikannya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada tanggal 19 April 1930. Pimpinan PSSI pertama kala itu yakni Soeratin Sosrosoegondo. Sejak didirikannya PSSI, permainan sepak bola mulai sering dikompetisikan di Indonesia. Masyarakat pun semakin familier dengan permainan menggiring bola yang satu ini. Sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan sepak bola Indonesia, Paku Buwono X mendirikan stadion sepak bola pertama yang diberi nama Stadion Sriwedari.

     Sepeninggal Soeratin, dunia persepakbolaan Indonesia tidak banyak menunjukkan prestasi dan perkembangan yang berarti. Pada tahun 1970-an beberapa pemain sepak bola nasional sempat unjuk kebolehan di kejuaraan internasional. Pemain-pemain tersebut di antaranya adalah Ronny Pattinasarani, Sucipto Suntoro, Ramang, dan Latief Harris Tanoto. Berbagai kejuaraan pun digelar PSSI untuk menyemarakkan sepak bola Indonesia. Kejuaraan yang digelar oleh PSSI tersebut di antaranya adalah Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, Divisi Dua bagi pemain non-amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Di samping itu, PSSI turut menggelar kejuaraan sepak bola wanita dan kompetisi berdasarkan kategor umur (U-15, U-20, dan U-23).
 

Teknik Dasar Sepak Bola

Permainan sepak bola memiliki beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh para pemain. Teknik-teknik tersebut di antaranya adalah:
  1. Menendang (Kicking)
Teknik menendang merupakan karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Teknik ini bertujaun untuk memberikan umpan serta menembak bola ke arah gawang lawan. Berdasarkan posisi kaki pada bola, teknik menendang dibedakan menjadi tiga kategori: menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
  1. Menghentikan Bola (Stopping)
Menghentikan bola juga termasuk ke dalam teknik dasar permainan sepak bola yang penggunaannya tidak dapat dilepaskan dari teknik menendang. Teknik menghentikan bola ini berguna untuk mengendalikan bola, mengatur tempo permainan, dan memudahkan untuk memberikan umpan pada pemain lainnya. Ada beberapa cara untuk mengendalikan bola, yakni dengan menggunakan punggung kaki, dada, paha, serta kepala jika keadaannya memungkinkan.
  1. Menggiring Bola
Pada dasarnya, teknik menggiring bola hampir sama dengan menendang. Hanya saja, ketika menggiring bola, kaki pemain cenderung lebih pelan dan terarah mengumpan bola pada pemain lainnya. Tujuan menggiring bola adalah untuk mengarahkan bola sesuai sasaran, melawati lawan, dan menghambat laju permainan lawan.

Peraturan Permainan Sepak Bola

Peraturan Permainan Sepak Bola

FIFA selaku badan pengawas dan pengatur sepak bola seluruh dunia telah mengeluarkan aturan-aturan resmi terkait kompetisi sepak bola. Aturan-aturan tersebut di antaranya adalah:
  1. Peraturan Lapangan Sepak Bola
Pertandingan sepak bola resmi harus diselenggarakan di lapangan rumput hijau yang memiliki panjang 90-120 meter dan lebar 45-90 meter.
  1. Penggunaan Bola
Bola yang digunakan dalam kejuaraan sepak bola resmi harus memiliki ukuran diameter tidak lebih dari 28 inchi atau 70 centimeter dan tidak kurang dari 27 inchi atau 68 centimeter.
  1. Jumlah Pemain Sepak Bola
Permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim yang masing-masing timnya beranggotakan sebelas orang pemain yang salah satunya penjaga gawang. Jika di dalam satu tim terdapat kurang dari tujuh pemain, maka permainan sepak bola tidak dapat dilanjutkan. Dalam sebuah pertandingan resmi, tiap tim hanya diizinkan melakukan pergantian pemain sebanyak tiga kali, sedangkan dalam pertandingan persahabatan, pergantian pemain dapat dilakukan sebanyak tujuh kali.
  1. Penggunaan Aksesoris
Aksesoris yang harus dikenakan saat bertanding adalah jersey, koas kaki, sarung tangan, dan pentutp kepala.
  1. Durasi Permainan Sepak Bola
Dalam satu kali pertandingan sepak bole terdiri dari dua babak yang masing-masing babaknya memiliki durasi 45 menit. Jeda pertandingan adalah selama 15 menit. Jika dalam dua kali 45 menit belum ada tim yang dapat dinyatakan menang, maka pertandingan akan dilanjutkan selama 2×15 menit.
  1. Kick-Off
Kick-off dilakukan di awal pertandingan, saat terjadi gol, awal babak kedua, dan awal babak perpanjangan waktu.
  1. Bola Keluar atau Out
Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis gawang atau pada kasus tertentu misalnya saat ada pemain yang cedera, wasit meminta bola untuk dikeluarkan dari garis lapangan. Permainan dapat dilanjutkan dengan melakukan lemparan ke dalam atau throw in.
  1. Terciptanya Gol
Gol tercipta ketika bola berhasil masuk ke gawang lawan dan tidak dalam keadaan pelanggaran. Terciptanya gol dapat terjadi dengan dimasukannya bola oleh lawan, penalti, ataupun dengan bol bunuh diri. Skor dari setiap gol yakni 1 dan dianggap sah apabila wasit menyatakn sah.
  1. Offside
Offside terjadi apabila pemain berada di wilayah lawan, tidak ada bek dan hanya berhadapan dengan penjaga gawang.
  1. Tendangan Bebas
Tendangan bebas dapat di area tempat terjadinya pelanggaran dan dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Tendangan bebas secara langsung artinya tendangan tersebut diarahkan langsung ke arah gawang, sedangkan tendangan tidak langsung diarahkan pada pemain lain.

 

Sejarah Permainan Bola Basket 




     Basket? siapa sih yang gak tau soal permainan yang satu ini? dari sd mungkin sudah di pelajari hehe saya lumayan jago loh kalau lagi main basket (gak ada yang mau tahu) kwkwkw ya udah lah ngomong ngomong soal basket sobat blog haztak tau gak sejarahnya? sebelum main basket pelajari dulu deh sejarahnya hehe

      Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) diSpringfield,Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

      Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

     Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith.Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

     Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  • Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  • Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Teknik dasar permainan bola basket

    Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

     Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.

     Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

     Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola.

    Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

     Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Seorang pemain basket melakukan shooting dengan dua tangan.
 
     Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

     Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.

Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.

  1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
  2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
  3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
  4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
  5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
  6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
  7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
  8. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
  9. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
  10. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
  11. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.
 Pengertian Renang Gaya Dada


gambar Renang Gaya Dada
 
     Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki     atau dua kali gerakan tangan-kaki.


Teknik Cara Meluncur

Sebelum melakukan renang gaya dada, seorang perenang harus mampu melakukan teknik meluncur dengan baik. Berikut ini adalah tahap-tahap latihan teknik meluncur:
  1. Berdiri di pinggir kolam rapat dengan tembok kolam.
  2. Salah satu kaki ditekuk ke belakang sehingga telapak kaki menempel pada dinding tembok kolam.
  3. Kedua lengan lurus ke depan, dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan badan bungkuk di atas permukaan air.
  4. Saat sudah siap kaki yang satu lagi segera diposisikan seperti kaki yang sebelumnya menempel pada dinding kolam. Hentakkan kedua kaki sehingga mendorong badan, kaki lurus segaris dengan badan dan tangan meluncur ke depan.
  5. Tubuh lurus di atas permukaan air (stream line).
Gerakan ini diulangi beberapa kali sampai dapat melakukannya dengan baik.


Cara melakukan renang gaya dada
    Video cara melakukan renang Gaya dada / katak
  1. Bahu harus sejajar dengan air dan kedua tangan menjulur ke depan bersamaan dengan majunya badan.
  2. Tangan kembali ke belakang di bawah permukaan air sambil mendorong agar melaju cepat.
  3. Kedua kaki ditekuk dan ditarik ke arah depan, hingga kedua kaki merapat dan lurus kembali.
  4. Kepala harus selalu berada di atas air, kecuali sewaktu start dan berputar balik.
  5. Waktu berbalik dan finish harus menyentuh dinding dengan kedua tangan secara serempak dan sama tinggi dengan kedua bahu dalam sikap mendarat.

Latihan renang gaya dada 
  1. Kedua kaki menjepit atau dikaitkan pada pinggiran kolam, sedangkan lengan dan badan lurus sejajar air.
  2. Kedua lengan ditarik keluar atau ke samping sampai berjarak kira-kira 30 cm.
  3. Membengkokkan kedua siku sedikit dan lengan bagian atas diputar seperlunya, kemudian menarik kedua telapak tangan ke belakang dengan kuat sampai sejajar dengan bahu, dengan posisi siku tinggi.
  4. Memutar telapak tangan ke arah dalam, sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah dada, kedua siku merapat di bawah dada, gerakan dilakukan dengan kuat.
  5. Setelah kedua telapak tangan dan kedua siku merapat di bawah dada, dorong kedua lengan lurus ke depan, kemudian usahakan kedua lengan rileks dalam posisi horizontal.

Sikap Badan Saat Berenang Dengan Gaya Dada

     Sikap Badan di Atas Air - Sikap badan pada saat melakukan renang gaya dada adalah badan tetelungkup dan mendatar pada permukaan air. Seluruh anggota badan harus rileks agar tidak mengeluarkan tenaga yang sia-sia. Ketika meluncur badan harus dalam posisi mendatar pada permukaan air, sedangkan pada saat mengambil napas badan sedikit menurun dari permukaan air. Sementara itu, kepala terletak di atas permukaan air dan lebih tinggi dibandingkan dengan kaki.

    Gerakan Tungkai atau Kaki - Gerakan tungkai atau kaki pada renang gaya dada diawali dengan kaki lurus ke belakang dan rapat, kemudian kedua kaki ditarik, sedangkan kedua tumit tetap berdekatan. Sementara itu, kedua lutut terpisah kira-kira selebar bahu. Gerakan menarik kedua kaki ini harus perlahan-lahan karena ini merupakan gerakan kontra.
Selanjutnya, kedua kaki dibuka dan ditutup kembali dengan cepat dan merupakan pukulan cambuk sehingga kedua kaki lurus dan rapat kembali. Dengan gerakan yang cepat dan pukulan cambuk ini, badan akan meluncur ke depan. Pada saat gerakan meluncur, tahanan ke muka kecil sekali karena kedua kaki dan kedua lengan lurus ke depan. Setelah gerakan maju berkurang, gerakan menarik kedua kaki dan gerakan mencambuk diulang lagi.

     Gerakan Tangan atau Lengan - Gerakan tangan dalam renang gaya dada pada prinsipnya terbagi menjadi dua tahap, yaitu gerakan menarik dan kembali. Pada saat melakukan gerakan menarik kedua tangan, kedua siku menyamping, kedua tangan terpisah melebar sampai kedua tangan di bawah dagu.
Ketika menarik kedua lengan, kepala terangkat untuk mengambil napas, kemudian telapak tangan menghadap ke bawah, sedangkan kedua lengan diluruskan kembali ke depan bersamaan dengan memasukkan kepala ke dalam air untuk mengeluarkan napas. Gerakan menarik harus dilakukan dengan kuat agar badan dapat meluncur ke depan. Pada gerakan kembali harus dilakukan dengan perlahan-lahan karena gerakan ini merupakan gerakan kontra.


Gerakan Kaki Dalam Renang Gaya Dada
  1. Saat tubuh hampir sejajar dengan permukaan air, kedua paha dibuka cukup lebar.
  2. Tariklah kedua tungkai kaki bawah ke atas secara maksimum.
  3. Akhir dari tarikan, arahkan telapak kaki dengan memutar pergelangan mata kaki sehingga telapak kaki mengarah kepada sikap untuk mendorong.
  4. Kedua kaki secara serentak menjejak air, hingga kedua kaki membentuk setengah lingkaran dan diakhiri dengan lecutan tungkai.
  5. Doronglah air dengan kedua tungkai secara serentak, sehingga tungkai membentuk setengah lingkaran dengan diakhiri oleh suatu lecutan pergelangan kaki. Kedua kaki berada dalam satu garis yang lurus di belakang tubuh. Gerakan kaki mendorong tubuh ke depan.

Urutan gerakan kaki pada renang gaya dada
  1. Sikap kedua kaki lurus ke belakang saling berdampingan.
  2. Tarik kedua kaki dengan serentak sehingga membentuk sudut pada bagian lutut, dibantu oleh kedua paha membuka.
  3. Setelah mengambil menyudut, lakukan perputaran pergelangan kaki dengan telapak kaki siap mendorong dan mengarah ke luar.
  4. Doronglah telapak kaki secara serentak dan kuat ke samping sehingga membentuk setengah lingkar an di atas.
  5. Dorongan dilakukan secara serentak dan dengan tenaga yang maksimum sambil diakhiri dengan lecutan kedua ujung telapak kaki.
  6. Dalam akhir sikap mendorong, selanjutnya mulai bergerak untuk menutup kedua kaki.
  7. Tutuplah kedua kaki secara serentak sebagai sambungan dari akhir lecutan kaki. Kedua kaki menutup kembali lurus di belakang seperti permulaan.

Latihan gerakan kaki renang gaya dada

Latihan gerakan kaki renang gaya dada dilakukan dengan beberapa model pembelajaran, yaitu:
  • Gerakan kaki dengan meluncur ke depan
  • Gerakan kaki dengan berpasangan.
  • Gerakan kaki dengan pelampung.

Pelaksanaannya:
  • Sikap badan tertelungkup.
  • Kedua tangan berpegangan pada dinding kolam.<
  • Kepala berada di permukaan air dan kedua kaki diluruskan.
  • Kedua kaki ditarik ke samping dengan kedua tumit dirapatkan.
  • Kemudian kedua kaki diluruskan sambil membuat lecutan pada waktu ditutupkan.
  • Pergelangan kaki tetap lemas.
Lakukan secara berulang-ulang dengan kecepatan dan kekuatan penuh sehingga akan terasa adanya dorongan badan meluncur ke depan.
 
                                 KESIMPULAN MAKALAH
Kelompok              : 7
Judul Makalah       : Ativitas Air  
Kesimpulan            :
 
a. memahami apa itu renang gaya dada dan teknik-teknik renang gaya dada seperti latihan posisi tubuh serta teori gerakan kaki di renang gaya dada yang terbagi menjadi dua teori yaitu teori gerakan baji dan teori gerakan cambuk.
 
b. selain renang gaya dada ada juga renang gaya bebas yang mempelajari teknik koordinasi gerakan,bentuk-bentuk latihan koordinasi gerakan dan rangkaian renang gaya bebas secara keseluruhan yang sangat berguna untuk orang yang ingin belajar mengenai  renang gaya bebas.